PERTEMUAN RUTIN DAN WORKSHOP FORUM PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI INDONESIA JAWA BARAT

RAPAT PENINGKATAN PENGEMBANGAN BUDAYA BACA DAN INGATAN KOLEKTIF JAWA BARAT
January 12, 2016
Pembekalan PPL Prodi Perpustakaan UPI
January 26, 2016

PERTEMUAN RUTIN DAN WORKSHOP FORUM PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI INDONESIA JAWA BARAT

Kamis, 21 Januari 2016 FPPT JABAR bekerjasama dengan STIKES Ahmad Yani mengadakan pertemuan rutin ke-1 bertempat di Gedung G Stikes Ahmad Yani mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota dan pengurus FPPT JABAR dari berbagai wilayah di Jawa Barat dan Banten sebanyak 100 orang.

IMG_20160121_165801

Hilman sebagai ketua forum pada sambutanya memperkenalkan forum saat ini beranggota 219 dari PTN/PTS di Jawa Barat dan Banten. Pada kesempatan tersebut hilman atas nama forum mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi terhadap Stikes Ahmad Yani yang bersedia menjadi tuan rumah pertemuan.

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Ketua I Stikes Ahmad Yani (Hj. Setiawati, S.Pd.,S.Kp., M.Kep.) karena Ketua Stikes sedang sakit dan berhalangan hadir. Pada sambutannya ibu Hj. Setiawati menjelaskan Stikes mengucapkan terima kasih atas kepercayaan forum memberikan kesempatan Stikes menjadi tuan rumah pertemuan, dan mengharapkan pertemuan forum tidak sebatas saling bertemua saja, tetapi diharapkan dapat saling membantu dan memperkuat perkembangan perpustakaan sesama anggota dibawah naungan FPPT JABAR sehingga dapat membantu kemajuan lembaga induknya.

Pembicara pada kegiatan tersebut Hilman Firmansyah, S.IP., M.AP., dan Dr. Agus Rusmana, MA. (dosen FIKOM UNPAD). Hiilman menjelaskan materi seminar saat ini merupakan tindak lanjut dari materi sebelumnya tentang evaluasi diri dan pembuatan proposal. Evaluasi diri sangat penting bagi setiap perpustakaan. Evaluasi merupakan cara yang baik untuk mawas diri untuk mengetahui kekurangan dan kelemahan yang ada maupun kelebihan dan kemajuan yang mungkin dapat tercapai oleh perpustakaan. Selain itu dengan evaluasi pula perpustakaan dapat memikirkan berbagai metode untuk memperbaiki atau mengubah program kerja selanjutnya.

Sedangkan Dr Agus Rusmana dalam pemarannya menejlaskan keberhasilan utama sebuah pengajuan bantuan anggaran sebuah program perpustakaan adalah kemampuannya meyakinkan pimpinan lembaga bahwa semua program yang diajukan BUKAN untuk kepentingan perpustakaan melainkan untuk masyarakat (civitas akademika) dan lembaga penaung (univeritas/ akademi/ sekolah tinggi). Kemudian dalam pengajuan TIDAK BOLEH menyatakan alasan karena “tidak/ belum punya,” karena akan menurunkan kepercayaan pimpinan pada kompetensi pengelola. Gunakan istilah “menambah” dan/ atau “melengkapi” komponen yang sudah ada. Dengan begitu akan tercipta kesan bahwa pengelola perpustakaan sudah memiliki pengalaman dan kompetensi dalam menjalankan program yang akan dikembangkan.

Pada sesi akhir Kepala Perpustakaan STIKES Ahmad Yani memberikan sambutan penutupnya mengatakan sangat berterima kasih diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah, dan merasa senang menjadi bagian dari FPPT JABAR.

facebook_158877513

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − one =